Breaking News
Kemarau Berkepanjanagan, ROCKY CANDRA Hadir di Tengah Kesulitan Warga Rawasari Polda Jambi Dukung Stabilitas Pangan GERAK CEPAT TNI DAN BWSS! 12.000 LITER AIR BERSIH DIGELONTORKAN UNTUK WARGA DESA KEDOTAN GIBRAN DIMINTA TAK TERPANCING PROPAGANDA SOAL IJAZAH: BUKTIKAN LEWAT FAKTA DAN JALUR HUKUM 86 Hektare Lahan Terbakar di Tebo, Polri-TNI dan Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani Tegaskan Pengendalian Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak Wagub Sani Dampingi Wamen LH Tinjau Karhutla di Parit Culum, Tanjab Timur BMKG Jambi Perbarui Prakiraan Hujan, Warga Diminta Waspada Kekeringan dan Karhutla RMJ Kota Jambi Tegaskan Marwah Adat Melayu Tak Bisa Direndahkan: “Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk” Wamendagri Bima Arya: KDKMP Harus Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa Terintegrasi Kemarau Berkepanjanagan, ROCKY CANDRA Hadir di Tengah Kesulitan Warga Rawasari Polda Jambi Dukung Stabilitas Pangan GERAK CEPAT TNI DAN BWSS! 12.000 LITER AIR BERSIH DIGELONTORKAN UNTUK WARGA DESA KEDOTAN GIBRAN DIMINTA TAK TERPANCING PROPAGANDA SOAL IJAZAH: BUKTIKAN LEWAT FAKTA DAN JALUR HUKUM 86 Hektare Lahan Terbakar di Tebo, Polri-TNI dan Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani Tegaskan Pengendalian Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak Wagub Sani Dampingi Wamen LH Tinjau Karhutla di Parit Culum, Tanjab Timur BMKG Jambi Perbarui Prakiraan Hujan, Warga Diminta Waspada Kekeringan dan Karhutla RMJ Kota Jambi Tegaskan Marwah Adat Melayu Tak Bisa Direndahkan: “Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk” Wamendagri Bima Arya: KDKMP Harus Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa Terintegrasi

Arumingtyas Khoni Dahlia, Srikandi Karate Jambi yang Menembus Panggung Internasional, Kini Taklukkan Dunia Akademik

M.K.A M.K.A · · 5 min baca · 45 views
Arumingtyas Khoni Dahlia, Srikandi Karate Jambi yang Menembus Panggung Internasional, Kini Taklukkan Dunia Akademik
Bagikan:

JAMBI, POROSAKTUAL.COM — Bukan sekadar berdiri di atas matras dan mengejar medali. Arumingtyas Khoni Dahlia, karateka muda asal Kota Jambi, telah melewati perjalanan panjang yang menempa disiplin, keberanian, mental bertanding dan sportivitas hingga mampu tampil di berbagai ajang karate tingkat nasional dan internasional.


Kini, ketika sebagian anak muda sibuk menentukan arah masa depan, Arumingtyas justru menjalani dua dunia sekaligus. Di satu sisi, ia tetap menekuni karate. Di sisi lain, ia memasuki dunia akademik sebagai mahasiswa Program Studi Psikologi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Jambi (UNJA).


Mahasiswi dengan NIM G1C126012 itu tercatat sebagai mahasiswa tahun akademik 2026/2027.


Perjalanan tersebut menjadi gambaran bagaimana seorang atlet muda tidak hanya dituntut kuat secara fisik, tetapi juga harus mampu mengendalikan emosi, menjaga konsentrasi dan membangun ketahanan mental.


Dari Matras Jambi ke Panggung Internasional


Nama Arumingtyas semakin mencuat melalui sejumlah prestasi yang diraihnya dalam berbagai kejuaraan karate.


Salah satu pengalaman internasional yang menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya terjadi pada 2025, ketika ia terpilih mengikuti Manuel Veguillas Philippine International Open Karate Championships and Training Camp 2025 di Tagaytay City, Filipina.


Kegiatan tersebut berlangsung pada 19–24 Agustus 2025 di Tagaytay CT Velodrome, Tagaytay City.


Tidak hanya turun dalam kompetisi, Arumingtyas juga mendapat kesempatan mengikuti Asia-Pacific Training Camp. Pemusatan latihan tersebut mempertemukan karateka dari kawasan Asia-Pasifik.


Di arena latihan itu, Arumingtyas berkesempatan bertukar pengalaman dengan atlet dari sejumlah negara, di antaranya Indonesia, Filipina, Jepang, Malaysia, Singapura serta kawasan Oseania.


Bagi Arumingtyas, pengalaman tersebut bukan sekadar menambah jam terbang. Berhadapan dengan atlet dari berbagai negara menjadi bagian dari proses membangun mental kompetitif dan memperluas wawasan dalam dunia karate.


Sparring Lintas Negara, Sportivitas di Atas Matras


Salah satu pengalaman yang membekas terjadi ketika Arumingtyas menjalani sesi sparring bersama Sovi, atlet berprestasi dari kawasan Oseania, Australia dan Selandia Baru, yang juga terpilih mengikuti Asia-Pacific Training Camp.


Pertemuan di atas matras itu bukan semata-mata soal siapa yang lebih kuat.


Sparring menjadi ruang bagi para atlet untuk menguji kemampuan, membaca karakter permainan, bertukar pengalaman dan memahami bahwa kompetisi dapat berjalan berdampingan dengan persahabatan.


Nilai sportsmanship and camaraderie, atau sportivitas dan persahabatan, menjadi bagian dari pengalaman yang dibawa Arumingtyas dari arena internasional.


2025, Tahun Penuh Prestasi


Tahun 2025 menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan Arumingtyas.


Sebelum tampil di Filipina, ia telah mencatat sejumlah prestasi.


Arumingtyas berhasil meraih medali emas Zsuki International Karate Championship 2025 di Coimbatore, Tamil Nadu, India, pada 16–17 Agustus 2025.


Prestasi tersebut dilengkapi dengan medali perak Shureido Open Karate Tournament 2025 di Jakarta pada 4–6 Juli 2025.


Ia juga meraih medali perak The Champion Budo Kyokai Karate Indonesia di Jakarta pada 18–19 Januari 2025.


Deretan prestasi tersebut kemudian mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jambi.


Pada November 2025, Arumingtyas tercatat menerima penghargaan dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi atas prestasinya di bidang olahraga.


Dua Emas dari Colombo


Jejak internasional Arumingtyas ternyata telah dimulai sebelum kiprahnya di India dan Filipina.


Pada 22 Juli 2024, ia tampil dalam Chikubukai Open International Karate Championship di Sugathadasa Indoor Stadium, Colombo, Sri Lanka.


Dalam kejuaraan tersebut, Arumingtyas disebut berhasil meraih dua medali emas, masing-masing dari kategori Kata dan Kumite Putri.


Dua emas dari Sri Lanka itu menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Arumingtyas sebagai karateka muda asal Jambi yang mampu bersaing dalam kompetisi internasional.


Saat ini, Arumingtyas berada di bawah naungan Budokai Pengprov Jambi dan telah menyandang sabuk hitam Dan 1 (Shodan).


Atlet Berprestasi, Mahasiswi Psikologi


Di balik sederet prestasinya, Arumingtyas tetap menjadikan pendidikan sebagai bagian penting dari perjalanan hidupnya.


Sebelum menjadi mahasiswa UNJA, ia merupakan siswi SMAN 3 Kota Jambi dari jurusan Sains.


Kini, ia memilih Psikologi sebagai bidang studi di perguruan tinggi.


Pilihan tersebut memiliki irisan kuat dengan kehidupan seorang atlet.


Di atas matras, seorang karateka harus mampu mengendalikan tekanan, menjaga fokus, mengatur emosi dan tetap mengambil keputusan dalam situasi kompetitif.


Pengalaman bertahun-tahun sebagai atlet menjadi bagian dari proses Arumingtyas memahami pentingnya kekuatan mental dalam menghadapi tantangan.


Keluarga di Balik Perjalanan Sang Karateka


Perjalanan Arumingtyas tidak berdiri sendiri.


Ada dukungan keluarga yang menjadi bagian penting dalam proses pendidikan dan pembinaan dirinya.


Sang ibu, Dr. Woro Handayani, S.Pd., M.Pd., merupakan Kepala SMKN 2 Kota Jambi sekaligus aktif sebagai Wakil Bendahara Umum Forki Provinsi Jambi.


Sementara sang ayah, AKBP Dr. Dadang Djoko Karyanto, S.H., S.I.P., M.H., M.Pd., merupakan Pamen Polda Jambi yang juga aktif dalam bidang pendidikan, hukum dan kegiatan akademik di sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Jambi.


Dukungan keluarga tersebut menjadi salah satu bagian dari perjalanan Arumingtyas dalam menjaga keseimbangan antara pendidikan, olahraga dan kehidupan sosial.


Prestasi Tidak Membuat Lupa Lingkungan


Arumingtyas juga tercatat terlibat dalam sejumlah kegiatan sosial dan keagamaan.


Kegiatan gotong royong serta urunan kurban pada momentum Idul Adha menjadi bagian dari aktivitas sosial yang dijalaninya.


Hal tersebut menjadi sisi lain dari seorang atlet yang selama ini dikenal melalui prestasi di atas matras.


Sebab, pencapaian seorang atlet tidak hanya dapat dilihat dari jumlah medali yang dikumpulkan. Ada nilai disiplin, sportivitas, kepedulian dan tanggung jawab yang juga menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter.


Jejak Emas Belum Berakhir


Kini, Arumingtyas Khoni Dahlia memasuki babak baru sebagai mahasiswi Psikologi Universitas Jambi.


Namun, perjalanan sebagai karateka belum berhenti.


Sri Lanka, India dan Filipina telah menjadi bagian dari jejak internasionalnya. Setiap pertandingan memberikan pengalaman baru, sementara setiap kemenangan menjadi bagian dari proses pembentukan mental dan karakter.


Dari matras karate hingga ruang akademik, Arumingtyas membawa satu pesan penting: prestasi dan pendidikan dapat berjalan beriringan.


Bagi Jambi, kiprahnya menjadi salah satu contoh perjalanan anak muda yang mampu membawa pengalaman dari arena olahraga ke dunia pendidikan.


Dan bagi Arumingtyas sendiri, sederet medali bukanlah garis akhir.


Matras masih terbentang. Dunia akademik masih panjang. Tantangan berikutnya menunggu untuk ditaklukkan.


Dari Jambi, namanya telah melangkah ke panggung internasional. Kini, dengan bekal pendidikan Psikologi, pengalaman bertanding dan disiplin yang ditempa bertahun-tahun, Arumingtyas Khoni Dahlia masih memiliki perjalanan panjang untuk menorehkan babak berikutnya.(Red)

Advertisement
📬 Hubungi Redaksi
Tips & informasi: redaksi@porosaktual.com
Iklan & Kerjasama: iklan@porosaktual.com
Advertisement
Poros Aktual

Pasang Poros Aktual

Akses berita lebih cepat & membaca offline