Breaking News
Kemarau Berkepanjanagan, ROCKY CANDRA Hadir di Tengah Kesulitan Warga Rawasari Polda Jambi Dukung Stabilitas Pangan GERAK CEPAT TNI DAN BWSS! 12.000 LITER AIR BERSIH DIGELONTORKAN UNTUK WARGA DESA KEDOTAN GIBRAN DIMINTA TAK TERPANCING PROPAGANDA SOAL IJAZAH: BUKTIKAN LEWAT FAKTA DAN JALUR HUKUM 86 Hektare Lahan Terbakar di Tebo, Polri-TNI dan Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani Tegaskan Pengendalian Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak Wagub Sani Dampingi Wamen LH Tinjau Karhutla di Parit Culum, Tanjab Timur BMKG Jambi Perbarui Prakiraan Hujan, Warga Diminta Waspada Kekeringan dan Karhutla RMJ Kota Jambi Tegaskan Marwah Adat Melayu Tak Bisa Direndahkan: “Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk” Wamendagri Bima Arya: KDKMP Harus Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa Terintegrasi Kemarau Berkepanjanagan, ROCKY CANDRA Hadir di Tengah Kesulitan Warga Rawasari Polda Jambi Dukung Stabilitas Pangan GERAK CEPAT TNI DAN BWSS! 12.000 LITER AIR BERSIH DIGELONTORKAN UNTUK WARGA DESA KEDOTAN GIBRAN DIMINTA TAK TERPANCING PROPAGANDA SOAL IJAZAH: BUKTIKAN LEWAT FAKTA DAN JALUR HUKUM 86 Hektare Lahan Terbakar di Tebo, Polri-TNI dan Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani Tegaskan Pengendalian Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak Wagub Sani Dampingi Wamen LH Tinjau Karhutla di Parit Culum, Tanjab Timur BMKG Jambi Perbarui Prakiraan Hujan, Warga Diminta Waspada Kekeringan dan Karhutla RMJ Kota Jambi Tegaskan Marwah Adat Melayu Tak Bisa Direndahkan: “Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk” Wamendagri Bima Arya: KDKMP Harus Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa Terintegrasi
Daerah Breaking News Trending

Rabu Berkah TP-PKK Jambi Perkuat Kepedulian Sosial dan Program Rumah Layak Huni

M.K.A M.K.A · · 4 min baca · 49 views
Rabu Berkah TP-PKK Jambi Perkuat Kepedulian Sosial dan Program Rumah Layak Huni
Bagikan:


JAMBI, POROSAKTUAL.COM — Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Jambi bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Provinsi Jambi serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sumatera IV memperkuat sinergi dalam pemenuhan kebutuhan rumah layak huni sekaligus meningkatkan kepedulian sosial dan kewaspadaan terhadap persoalan lingkungan.


Sinergi tersebut mengemuka dalam kegiatan Rabu Berkah yang digelar di Sekretariat TP-PKK Provinsi Jambi, Rabu (9/9/2026) pagi.


Kegiatan tidak hanya diisi dengan pembagian sarapan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi momentum menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait penggunaan air secara bijak, pengelolaan sampah, serta peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketua TP-PKK Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, S.E. (Hesti Haris), menegaskan bahwa kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi lingkungan yang saat ini membutuhkan perhatian serius.


Menurutnya, apabila kondisi kabut asap masih terjadi pada pekan mendatang, kegiatan Rabu Berkah berpotensi dihentikan sementara hingga kondisi udara kembali membaik.


“Untuk minggu depan nanti akan kami sampaikan pengumumannya. Kalau kondisi kabut masih seperti ini, kemungkinan kegiatan akan kita liburkan sementara sampai kondisi benar-benar bersih dan membaik,” ujar Hesti.


Hesti juga meminta masyarakat tidak boros menggunakan air. Imbauan tersebut disampaikan karena sebagian warga mulai menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.


“Imbauan saya sekali lagi, mari bijak menggunakan air. Saat ini sudah banyak masyarakat yang tidak mendapatkan air yang mengalir sampai ke rumahnya,” katanya.


Tak hanya persoalan air, Hesti menyoroti ancaman kebakaran di tengah kondisi cuaca panas dan kering. Ia meminta masyarakat menghentikan kebiasaan membakar sampah sembarangan karena api berpotensi cepat membesar dan menyebar.


“Jangan sampai ada pembakaran sampah. Kita harus benar-benar waspada. Apalagi dalam kondisi cuaca seperti sekarang, api sangat mudah menyebar,” tegasnya.


Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan sampah organik yang dapat terurai menjadi bahan pupuk, sementara sampah lainnya harus dikelola secara tepat agar tidak menjadi sumber persoalan lingkungan.


Hesti mencontohkan kejadian kebakaran di wilayah Tanjung Jabung Timur. Tingginya panas api dan kondisi kering memungkinkan bara maupun percikan api berpindah sehingga bangunan yang berada jauh dari titik awal kebakaran tetap dapat terdampak.


Karena itu, ia meminta keluarga meningkatkan pengawasan dan saling mengingatkan, termasuk kepada anggota keluarga yang merokok agar memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.

“Mari saling mengingatkan dan mari kita berdoa agar kondisi ini segera kembali pulih. Untuk Provinsi Jambi, bahkan Indonesia, mari kita tidak hanya mengeluh atau menghujat, tetapi juga memohon kepada Allah agar diberikan kebaikan dan keselamatan bagi kita semua,” tuturnya.


550 Unit Program Bedah Rumah Disiapkan


Sementara itu, Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Jambi, Nasrul, S.T., M.T., mengatakan kondisi cuaca dan lingkungan saat ini harus dihadapi melalui kewaspadaan bersama.


Menurut Nasrul, persoalan kecil yang tidak segera ditangani dapat berkembang menjadi masalah besar, khususnya dalam penanganan bencana dan pengelolaan kawasan permukiman.


Ia mengajak masyarakat lebih disiplin mengelola sampah agar tidak menjadi sumber pencemaran maupun persoalan lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, Nasrul memaparkan sejumlah program perumahan dan kawasan permukiman yang sedang maupun akan dilaksanakan di Provinsi Jambi.


Program tersebut meliputi relokasi akibat bencana, relokasi program pemerintah, pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak bencana, program bedah rumah, penyediaan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), hingga penataan kawasan kumuh.


Khusus Program Bantuan Bedah Rumah Provinsi Jambi, Dinas Perkimtan saat ini masih melakukan verifikasi terhadap calon penerima bantuan.


“Untuk tahun ini ada sekitar 550 unit yang kita laksanakan di Provinsi Jambi. Insya Allah pada Oktober sudah mulai berjalan,” jelas Nasrul.


Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Kolaborasi


Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Sumatera IV, Yenni Sofyan Mora, S.T., M.Si., menegaskan bahwa penyediaan rumah layak huni membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

BP3KP Sumatera IV, kata Yenni, terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan dunia usaha untuk mengubah rumah tidak layak huni menjadi hunian yang lebih layak, aman dan sehat bagi masyarakat.


Program yang sebelumnya dikenal sebagai Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kini menjadi bagian dari program bedah rumah sesuai kebijakan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.


“Memang kami di sini berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Kami bersama pemda dan CSR membangun rumah tidak layak huni menjadi rumah yang lebih layak bagi masyarakat, khususnya di Provinsi Jambi,” ungkap Yenni.


Selain bedah rumah, BP3KP Sumatera IV juga menjalankan program penataan kawasan permukiman, termasuk penataan kawasan kumuh di Nipah Panjang, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.


Yenni menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Penyediaan hunian layak membutuhkan keterlibatan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha melalui CSR, perbankan hingga masyarakat.


“Kami berharap seluruh pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung pemenuhan kebutuhan rumah di Provinsi Jambi,” katanya.


Kolaborasi tersebut juga diarahkan untuk mendukung Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu agenda nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.


Melalui penguatan sinergi tersebut, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat di Provinsi Jambi memperoleh hunian yang layak, aman dan sehat.


Kegiatan Rabu Berkah TP-PKK Provinsi Jambi akhirnya tidak hanya menjadi agenda berbagi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kesadaran bersama terhadap persoalan lingkungan, keselamatan, ketersediaan air bersih dan kebutuhan hunian layak.(Red)

Advertisement
📬 Hubungi Redaksi
Tips & informasi: redaksi@porosaktual.com
Iklan & Kerjasama: iklan@porosaktual.com
Advertisement
Poros Aktual

Pasang Poros Aktual

Akses berita lebih cepat & membaca offline