Breaking News
Kemarau Berkepanjanagan, ROCKY CANDRA Hadir di Tengah Kesulitan Warga Rawasari Polda Jambi Dukung Stabilitas Pangan GERAK CEPAT TNI DAN BWSS! 12.000 LITER AIR BERSIH DIGELONTORKAN UNTUK WARGA DESA KEDOTAN GIBRAN DIMINTA TAK TERPANCING PROPAGANDA SOAL IJAZAH: BUKTIKAN LEWAT FAKTA DAN JALUR HUKUM 86 Hektare Lahan Terbakar di Tebo, Polri-TNI dan Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani Tegaskan Pengendalian Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak Wagub Sani Dampingi Wamen LH Tinjau Karhutla di Parit Culum, Tanjab Timur BMKG Jambi Perbarui Prakiraan Hujan, Warga Diminta Waspada Kekeringan dan Karhutla RMJ Kota Jambi Tegaskan Marwah Adat Melayu Tak Bisa Direndahkan: “Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk” Wamendagri Bima Arya: KDKMP Harus Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa Terintegrasi Kemarau Berkepanjanagan, ROCKY CANDRA Hadir di Tengah Kesulitan Warga Rawasari Polda Jambi Dukung Stabilitas Pangan GERAK CEPAT TNI DAN BWSS! 12.000 LITER AIR BERSIH DIGELONTORKAN UNTUK WARGA DESA KEDOTAN GIBRAN DIMINTA TAK TERPANCING PROPAGANDA SOAL IJAZAH: BUKTIKAN LEWAT FAKTA DAN JALUR HUKUM 86 Hektare Lahan Terbakar di Tebo, Polri-TNI dan Tim Gabungan Bergerak Padamkan Karhutla Rakor Bersama Wamen LH, Wagub Sani Tegaskan Pengendalian Karhutla Harus Libatkan Semua Pihak Wagub Sani Dampingi Wamen LH Tinjau Karhutla di Parit Culum, Tanjab Timur BMKG Jambi Perbarui Prakiraan Hujan, Warga Diminta Waspada Kekeringan dan Karhutla RMJ Kota Jambi Tegaskan Marwah Adat Melayu Tak Bisa Direndahkan: “Keturunan Bangsawan Tak Akan Tunduk” Wamendagri Bima Arya: KDKMP Harus Jadi Pusat Layanan Ekonomi Desa Terintegrasi
Daerah Breaking News Trending

BNNP Jambi dan PWI Kota Jambi Perkuat Sinergi Edukasi Bahaya Narkotika

M.K.A M.K.A · · 4 min baca · 40 views
BNNP Jambi dan PWI Kota Jambi Perkuat Sinergi Edukasi Bahaya Narkotika
Bagikan:

JAMBI, POROSAKTUAL.COM — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menyambut baik penguatan sinergi bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Jambi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.


Sinergi tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Aula BNNP Jambi, Senin (21/9/2026). Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah dan insan pers untuk meningkatkan edukasi serta literasi masyarakat mengenai bahaya narkotika.


Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Asep Saepudin, S.I.K., mengatakan persoalan narkotika di Provinsi Jambi membutuhkan perhatian serius dan keterlibatan berbagai pihak.


Menurut Asep, tingginya jumlah masyarakat yang menjalani proses asesmen setelah ditemukan indikasi penyalahgunaan maupun keterlibatan dalam peredaran narkotika menunjukkan bahwa persoalan tersebut masih menjadi tantangan yang harus ditangani secara bersama.

“Berdasarkan data dan fakta yang kami dapatkan, baik dari Polres maupun Polda yang mengajukan asesmen, ditemukan pengguna maupun pengedar. Dalam satu minggu saja angka asesmen bisa mencapai sekitar 456 orang,” ujar Asep.


Ia menjelaskan, persoalan narkotika tidak hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga mencakup pencegahan, rehabilitasi, edukasi dan upaya penyelamatan masyarakat.


Dalam satu bulan terakhir, BNNP Jambi juga mencatat telah mengungkap 53 kasus narkotika. Menurut Asep, angka tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa peredaran narkotika masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.


“Artinya, peredaran narkotika di Jambi ini cukup lumayan. Ini menjadi perhatian kita bersama. Isu narkotika juga bukan hanya isu daerah, tetapi sudah menjadi isu nasional,” tegasnya.


Asep juga mengungkapkan bahwa modus penyalahgunaan narkotika terus berkembang. Selain narkotika konvensional, aparat turut mewaspadai penyalahgunaan narkotika sintetis dan zat berbahaya melalui perangkat vape.


Perkembangan tersebut menjadi perhatian BNNP Jambi karena sebelumnya ditemukan adanya penyalahgunaan narkotika sintetis yang menggunakan perangkat vape.


Di tingkat nasional, BNN juga mengungkap adanya modus baru berupa cairan yang mengandung metamfetamin. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa bentuk, modus dan cara peredaran narkotika terus mengalami perkembangan.


Karena itu, Asep menilai upaya pemberantasan narkotika tidak dapat hanya mengandalkan penindakan. Keterlibatan masyarakat, lembaga pemerintah, lingkungan pendidikan, keluarga dan media massa dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan.


Menurutnya, pers memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang dan edukatif kepada masyarakat.


“Program pemerintah juga menempatkan pemberantasan narkotika sebagai salah satu perhatian penting. Karena itu, kita membutuhkan dukungan semua pihak. BNN tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.


Asep menambahkan, BNNP Jambi juga terus melakukan pendekatan kepada kelompok usia produktif, termasuk anak-anak dan generasi muda, sebagai bagian dari upaya mencegah penyalahgunaan narkotika sejak dini.


Dalam kurun waktu 2021 hingga 2026, tercatat sekitar 3.000 masyarakat di Jambi telah mendapatkan layanan rehabilitasi.


Ia berharap sinergi dengan PWI Kota Jambi tidak berhenti pada pertemuan atau kegiatan seremonial. Menurutnya, kerja sama tersebut perlu diwujudkan melalui program edukasi, sosialisasi, kampanye antinarkotika dan penyebaran informasi yang dapat menjangkau masyarakat secara luas.


PWI Kota Jambi Siap Dukung P4GN


Sementara itu, Ketua PWI Kota Jambi Irwansyah A menyambut baik keterbukaan dan ajakan kolaborasi yang disampaikan BNNP Jambi.


Irwansyah mengatakan, media massa memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama generasi muda, mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.


“PWI Kota Jambi menyambut baik sinergi ini. Pers tidak hanya memiliki fungsi menyampaikan informasi, tetapi juga mempunyai tanggung jawab sosial untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. Isu narkotika merupakan persoalan yang menyentuh masa depan generasi bangsa, sehingga harus kita lawan bersama melalui informasi yang benar dan edukatif,” ujar Irwansyah.


Menurutnya, wartawan dapat mengambil peran melalui pemberitaan yang tidak hanya menonjolkan aspek penindakan, tetapi juga mengangkat sisi pencegahan, rehabilitasi, edukasi keluarga serta berbagai upaya masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.


“PWI Kota Jambi siap mendukung program BNNP Jambi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika atau P4GN. Kami berharap kolaborasi ini bisa menghasilkan kegiatan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.


Dalam pertemuan tersebut, BNNP Jambi dan PWI Kota Jambi membangun komitmen untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menyampaikan informasi mengenai bahaya narkotika.


Kerja sama tersebut diarahkan pada peningkatan literasi masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai perkembangan modus peredaran narkotika, bahaya narkotika sintetis, penyalahgunaan perangkat vape, serta pentingnya melapor apabila menemukan indikasi peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.


BNNP Jambi dan PWI Kota Jambi berpandangan bahwa upaya memerangi narkotika tidak cukup hanya dilakukan melalui penegakan hukum. Pencegahan sejak dini, edukasi keluarga, lingkungan pendidikan, keterlibatan masyarakat dan peran media menjadi bagian penting dalam memutus mata rantai penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.


Melalui sinergi tersebut, informasi mengenai bahaya narkotika diharapkan dapat disampaikan secara lebih luas, akurat dan bertanggung jawab. Kolaborasi BNNP Jambi dan PWI Kota Jambi juga diharapkan dapat memperkuat gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih sadar terhadap bahaya narkotika.(Red)

Advertisement
📬 Hubungi Redaksi
Tips & informasi: redaksi@porosaktual.com
Iklan & Kerjasama: iklan@porosaktual.com
Advertisement
Poros Aktual

Pasang Poros Aktual

Akses berita lebih cepat & membaca offline